Senin, 08 Juli 2019 Pusat Kajian dan Pengembangan Pesantren Nusantara (PKPPN) IAIN Surakarta melakukan kunjungan silaturrahim ke Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS). Kunjungan ini merupakan kunjungan perdana dalam rangka menjalin hubungan dan kerja sama dengan PMS yang memiliki kesamaan visi misi dengan PKPPN, yakni mewujudkan masyarakat yang toleran dan menghargai keberagaman.

Kunjungan ini disambut hangat oleh sesepuh dan dewan pengurus PMS. Dalam kunjungan silaturrahim tersebut, banyak hal yang dibahas tentang isu-isu mutakhir tentang perkembangan masyarakat Indonesia. Salah satu yang menjadi perbincangan hangat saat itu adalah tentang isu SARA yang terkadang mengikis rasa persaudaraan antar anak bangsa.

Menurut Sumartono, salah satu kasepuhan PMS, merawat kebinekaan itulah yang sangat penting. Baik-buruknya sesuatu itu karena manusianya, bukan karena suku, agama atau etnisnya. Jadi tidak boleh ada diskriminasi terhadap kelompok-kelompok tertentu berdasarkan agama, suku, etnis dan yang lainnya.

Zainal Anwar selaku Direktur PKPPN IAIN Surakarta menyatakan bahwa kunjungan ini adalah dalam rangka mempererat persaudaraan antara sesama anak bangsa. Ia menjelaskan bahwa dalam Islam, ada tiga macam persaudaraan yakni persaudaraan sesama agama (ukhuwah islamiyyah), persaudaraan sebangsa (ukhwah wathoniyyah), persaudaraan kemanusiaan (ukhwah basyariyyah). Ketiganya, lanjut Zainal, harus berjalan selaras dan beriringan jika ingin menciptakan kehidupan yang harmonis dan damai.

Dalam kunjungan tersebut, hadir beberapa pengurus organisasi kepemudaan PMS seperti Solo Bersama Selamanya (SBS), Solo Youth Club, MAKIN dan yang lain. Semuanya saling berbagi cerita dan pengalaman bagaimana mereka aktif melakukan kegiatan-kegiatan sosial kemasyarakat seperti membagi-bagikan sembako, mengajak masyarakat buang sampah pada tempatnya, gerakan anti narkoba, rehabilitasi dan kegiatan positif lainnya. Nur Kafid selaku wakil direktur PKPPN juga menyampaikan pengalamannya terkait program literasi Islam santun yang menyasar para remaja di Soloraya.

Kunjungan ini menghasilkan sebuah kesepakatan bersama antara PKPPN dan PMS bahwa keduanya akan sama-sama saling bahu membahu dalam gerakan sosial keagamaan dan kemasyarakatan dalam rangka merawat kebinnekaan dan mempererat persaudaraan antar anak bangsa. (AH)

 2,510 kali dilihat,  2 kali dilihat hari ini