Islamsantun.org. Yasin Fadilah adalah istilah untuk menyebut surah Yasin yang di antara ayat-ayatnya disisipi doa-doa tertentu. Doa-doa di antara ayat-ayat ini hanya tambahan dari para ulama, bukan bagian dari ayat-ayat Al-Quran. Secara umum, membaca surah Yasin Fadilah diperbolehkan, bahkan disunnahkan. Tidak ada larangan dalam syariat untuk membaca Yasin Fadhilah mengingat kandungan di dalamnya berisi ayat Al-Quran, zikir dan doa-doa.( Hasil wawancara dengan ustadz Muslikhin, di majlis mar’atus sholihah tersebut. pada tanggal 07 Juli 2020. Pukul 13.09 WIB)

Membaca zikir dan kalimat doa-doa di antara ayat-ayat surah Yasin atau surah lainnya hukumnya sunnah. Sebab hal ini pernah dilakukan Nabi Saw. sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut;

عَنْ حُذَيْفَةَ أَنَّهُ صَلَّى إِلَى جَنْبِ النَّبِىِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَيْلَةً فَقَرَأَ فَكَانَ إِذَا مَرَّ بِآيَةِ عَذَابٍ وَقَفَ وَتَعَوَّذَ وَإِذَا مَرَّ بِآيَةِ رَحْمَةٍ وَقَفَ فَدَعَا وَكَانَ يَقُولُ فِى رُكُوعِهِ: سُبْحَانَ رَبِّىَ الْعَظِيمِ. وَفِى سُجُودِهِ: سُبْحَانَ رَبِّىَ الأَعْلَى

“Diriwayatkan dari sahabat Hudzaifah ra. bahwa dia melakukan shalat malam di samping Rasulullah Saw. Kemudian beliau membaca surah ketika sampai pada ayat yang menerangkan azab, beliau berhenti dan meminta perlindungan dan ketika sampai pada ayat yang menerangkan rahmat beliau berhenti dan berdoa meminta rahmat, ketika rukuk beliau membaca ‘Subhana rabbiyal ‘adzimi,’ dan ketika sujud beliau membaca ‘Subhana rabbiyal a’la.” (HR. Nasa’i).

Di daerah tertentu, biasanya Surah Yasin ini dibaca setiap malam Jumat dengan diniati untuk mendapatkan hajat tertentu atau terhindar dari musibah, seperti sihir dan lainnya. Praktik seperti ini dibolehkan selama niatnya baik, bukan untuk tujuan maksiat atau mencelakakan orang lain.

Dalam hal Perekonomian yang dialami oleh masyarakat sekitar masyarakat  pun dirasakan berbeda saat sebelum dan sesudah mengamalkan amalan pembacaan surat Yasin Fadilah, dengan izin Allah  meskipun daerah lain mengalami kekeringan air saat musim kemarau, akan tetapi masyarakat disini  masih tercukupi dengan aliran air yang banyak, usaha yang dilakukan masyarakat sekitar pun terasa lebih berkah dan lebih tercukupi perekonomiannya, hal tersebut di rasakan masyarakat setelah rutin mengamalkan pembacaan surat Yasin Fadilah.( Abdullah bin Abdurrahman Abu Muhammad al-Darimi, 1407:  549).

Dede Lutfiah Sabela. Mahasiswa IAIN Pekalongan.