Islamsantun.org. Suka-duka, senang-susah, tawa-tangis, bahagia-derita adalah dinamika kehidupan yang melingkupi setiap manusia. Hidup mengajarkan kita untuk tetap optimis menyongsong masa depan.

Life must go on. Hidup harus terus berjalan, apa pun kondisi yang sedang kita alami dan rasakan. Betapa pun sulitnya keadaan kita saat ini, betapa pun beratnya beban hidup yang tengah kita tanggung, sepahit apa pun peristiwa yang kita alami, selalu ada harapan masa depan yang lebih baik. Asa itu selalu ada. Tidak ada ruang putus asa bagi hamba-hamba Tuhan yang beriman, yang yakin dan percaya akan kemahakuasaan-Nya. “Dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir”. (Q.S. Yusuf : 87)

Tidak ada alasan untuk menyerah pada keadaan, ketika kita tahu bahwa Tuhan tidak akan menguji hamba-Nya di luar batas kemampuannya. “Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.” (Q.S. Al-Baqarah : 286)

Move on! Bangkitlah! Susun kembali puing-puing harapan yang berserakan di atas lantai keputusasaan. Urai kembali benang kusut cita-cita yang tergeletak tak berdaya di atas tumpukan tanah kekecewaan.

Tugas kita adalah membenahi kondisi agar menjadi lebih baik, bukan meratapi nasib serta kenyataan pahit yang menimpa kita. Yang lalu biarlah berlalu. Kita buka lembaran baru kehidupan yang dipenuhi dengan semangat, optimisme, serta pendaran cahaya harapan. Yakinlah, masa depan cerah ada di depan mata.

* Ruang Inspirasi , Senin, 27 September 2021.