Literasi merupakan suatu kemampuan atau keterampilan yang dimiliki oleh setiap individu baik berupa membaca, menulis, berbicara atau bahkan memecahkan suatu permasalahan yang diperlukan dalam kehidupan sehari-hari. Literasi sangat diperlukan untuk generasi penerus bangsa khususnya bagi para mahasiswa yang sedang mengenyam pendidikan. Kita akan banyak mempunyai wawasan atau bahkan ilmu pengetahuan jika kita banyak membaca. Semakin banyak kita membaca, maka semakin banyak pula pengetahuan yang akan kita dapatkan.

Namun, kenyataannya pada zaman sekarang para generasi muda kurang menyukai aktivitas literasi atau membaca buku. Dibandingkan dengan orang-orang terdahulu yang lebih suka membaca buku. Hal ini dikarenakan banyak generasi muda yang lebih mementingkan untuk bermain games, menonton televisi, bermain social media, nongkrong.

Minat membaca generasi muda saat ini sangatlah rendah. Ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya literasi di kalangan generasi penerus bangsa. Di antaranya: perkembangan teknologi yang semakin canggih, kebiasaan membaca belum dimulai sejak kecil, kurangnya motivasi untuk membaca, sikap malas dalam mengembangkan ide atau gagasan yang didapat dan sarana membaca yang kurang mendukung.

Selain faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya literasi di kalangan generasi penerus bangsa, kita khususnya para mahasiswa harus bisa menghidupkan atau memperbaiki budaya literasi di zaman yang serba maju seperti sekarang ini. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memperbaiki budaya literasi, diantaranya: budayakan membaca buku setiap harinya, menumbuhkan kesadaran pentingnya membaca, mengoptimalkan peran perpustakaan, membiasakan memberi hadiah buku kepada diri kita sendiri dan membiasakan menulis buku harian.

Untuk memperbaiki budaya literasi, kita bisa memulainya dari hal-hal yang paling sederhana terlebih dahulu seperti membaca buku setiap hari. Dengan demikian, maka mau ataupun tidak kita harus melaksanakan hal tersebut karena itu juga sangat penting untuk diri kita sendiri untuk menambah ilmu pengetahuan yang belum pernah kita ketahui. Selain itu, sebagai seorang mahasiswa kita dituntut untuk memiliki ilmu pengetahuan yang luas.

Maka dari itu, kita harus sering-sering untuk membaca. Jika kita tidak menyukai membaca maka kita akan tertinggal dan tidak mengetahui informasi-informasi yang ada. Kita harus menumbuhkan kesadaran pentingnya membaca bagi generasi penerus bangsa karena dengan membaca kita akan memperoleh ilmu-ilmu pengetahuan yang baru yang bisa kita dapatkan dari berbagai sumber bacaan yang telah kita baca.

Ketika kita ingin membaca sebuah buku kita tidak harus memiliki buku tersebut. Namun, jika kita ingin membaca, kita bisa meminjam buku di perpustakaan dan menikmati waktu luang yang ada dengan berkunjung ke perpustakaan. Untuk menambah ilmu pengetahuan dengan cara meminjam buku di perpustakaan. Ketika buku yang kita cari tidak terdapat di perpustakaan kampus atau pun sekolah, kita bisa pergi ke perpustakaan daerah atau ke perpustakaan universitas lain dan kita bisa membaca buku tersebut atau bahkan meminjamnya. Jadi, perpustakaan akan berfungsi sebagaimana mestinya dan tidak hanya sebagai tempat berkumpul saja. Namun, bisa digunakan untuk tempat belajar.

Kita harus bisa menghargai diri kita sendiri barulah kita bisa menghargai orang lain. Kita dapat menyisihkan uang saku yang diberi orang tua setiap bulannya untuk membeli buku bacaan supaya bisa menambah wawasan menjadi lebih luas. Setiap bulan setidaknya kita memiliki satu jenis buku bacaan baru dan harus membaca buku tersebut supaya pengetahuan kita bertambah.

Kita bisa menuliskan aktivitas keseharian yang telah kita lewati menggunakan buku harian. Dengan menggunakan buku harian, kita bisa melatih kemampuan kita dalam bidang menulis. Hal tersebut dapat menjadikan kita belajar bagaimana cara menulis dengan baik dan benar. Sehingga kita bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan dalam menulis dan kita menjadi paham bagaimana cara menulis yang baik dan benar. Menulis mengajarkan kita bahwa sesuatu itu diperoleh melalui berbagai macam tahapan dan bukan dengan cara instan.

Jika masing-masing individu telah menanamkan kesadaran akan pentingnya literasi di era digital ini, maka akan membawa manfaat yang sangat besar bagi para pembaca buku itu sendiri.

*Pemuatan tulisan ini merupakan kerjasama antara UKM Dinamika dengan islamsantun