Islamsantun.org. Apa yang paling membahagiakan dalam hidup ini? Kalau pertanyaan itu ditujukan kepada saya, maka saya akan menjawab: Kebahagiaan yang tak terkira adalah ketika apa yang kita cita-citakan tercapai. Kesenangan yang tak terperikan adalah ketika apa yang kita impikan menjadi sebuah kenyataan. Dan anugerah terindah adalah ketika doa yang kita panjatkan dikabulkan oleh Allah Swt.

Alangkah beruntungnya kita ketika Allah mengijabah doa kita, mengabulkan permohonan kita, serta memperkenankan permintaan kita. Tidak ada yang lebih membahagiakan seorang hamba, selain perkenan Tuhannya atas doa-doa serta permohonan yang diajukan kepada-Nya.

Pertanyaannya kemudian, setelah doa serta permohonan kita dikabulkan oleh Allah, lantas apa yang harus kita lakukan agar Allah selalu bersama kita, mengiringi setiap langkah kita, serta mengabulkan segala permintaan kita?

Untuk menjawab pertanyaan di atas, saya ingin membuat sebuah perumpamaan yang berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari. Misalnya, suatu ketika kita datang kepada seseorang, entah itu saudara, sahabat, rekan kerja atau orang-orang yang dekat dengan kita, dengan tujuan meminta bantuan kepada mereka baik berupa materi (uang), tenaga, atau pikiran (nasehat), karena kita sedang terlilit suatu persoalan.

Ternyata, orang yang kita datangi tersebut bersedia untuk membantu menyelesaikan persoalan kita. Akhirnya, kita pun terbebas dari persoalan yang sedang kita hadapi.

Dalam kondisi seperti ini, secara sadar tentu kita akan merasa berhutang budi kepada orang tersebut, setidaknya ucapan terima kasih akan meluncur dari bibir kita. Di samping itu, mungkin kita juga tidak akan melupakan jasa baiknya. Dan tentunya kita akan berusaha terus menjaga hubungan baik dengannya. Itulah beberapa hal yang sepatutnya kita lakukan kepada orang yang telah bersedia memberi bantuan atau pertolongan kepada kita.

Demikian halnya ketika kita mengajukan permohonan, meminta pertolongan, serta mengharap bantuan dari Allah, dan kemudian Allah mengabulkan permohonan kita, menjawab doa kita. Sudah sepatutnya kita bersyukur kepada Allah, tidak melupakan-Nya, serta selalu berusaha menjaga kedekatan hubungan dengan-Nya.

Jadi, ketika doa kita sudah dikabulkan Allah, ada beberapa hal yang selayaknya kita lakukan: pertama, mensyukuri nikmat Allah; kedua, tidak lupa diri atau melupakan-Nya, dan ketiga, selalu menjaga kedekatan dengan-Nya.

* Ruang Inspirasi, Kamis, 29 Juli 2021.