Artikel Terbaru
Lihat Semua
Kiai Husein Muhammad dan Ikhtiar Membebaskan Perempuan dari Tafsir Patriarki
OPINI – Bagi para pengkaji gender, nama KH. Husein Muhammad bukanlah sesuatu yang asing. Dengan cakrawala pemikirannya, beliau…

Justifying “Islam ala Prabowo”
OPINION – In the Anthropology of Islam and Muslim Societies class, a lecturer quoted Shahab Ahmed’s thesis which…

L’État C’est Moi dan Wajah Pseudo Demokrasi Indonesia
OPINI – Demokrasi Indonesia sedang mengalami apa yang dalam filsafat ilmu disebut sebagai krisis kategorial. Namanya tetap demokrasi,…

Amanat Santri sebagai Mundzirul Qaum
RESENSI – Dalam histori pendidikan, khususnya pendidikan Islam di Indonesia, pondok pesantren merupakan salah satu lembaga pendidikan yang…
Tokoh
Lihat Semua
Belajar Sebelum Meneruskan: Jejak Keteladanan Pak Kiai Dian Nafi’
TOKOH — Seorang teman, alumni Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan, pernah menceritakan kepada saya kesannya terhadap almarhum Pak Kiai…

Mas Imam Aziz Mengaji (Lagi)…
Suatu waktu, di bulan Ramadan kemarin kalau tidak salah, dalam pertemuan rutin, saya tanya, sibuk apa sekarang mas?…

Efek Politik Identitas: Pelajaran dari Indische Partij untuk Indonesia
Setiap tahun, berdirinya Budi Utomo (BU) pada tanggal 20 Mei 1908 diperingati oleh bangsa Indonesia sebagai hari kebangkitan…
Opini
Lihat Semua
Kiai Husein Muhammad dan Ikhtiar Membebaskan Perempuan dari Tafsir Patriarki
Sukmadi Al-Fariss Al-Fariss · 1 Okt 2026

Justifying “Islam ala Prabowo”
Moh. Rofqil Bazikh · 27 Sep 2026

L’État C’est Moi dan Wajah Pseudo Demokrasi Indonesia
Moh Nur Fauzi · 24 Sep 2026

Buat Apa 4 Tahun Kuliah S.Pd. Jika Masih Harus PPG?
Fatimah Mutiara Ningrum · 21 Sep 2026















