Artikel Terbaru
Lihat Semua
Fenomena Jumatan Tiga Shift di Masjid Zaitunah Tunis
OPINI – Bermula saat menjalankan program Visiting Professor di Universitas Zaitunah, Tunis, saya menemukan sebuah fenomena keagamaan yang…

“Pak Yai dan Bu Nyai Mantu” 500 Pasang Santri: Ikhtiar Pesantren Mengantarkan Santri Menuju Keluarga Mandiri
SEMARANG — Dalam rangka memeriahkan Hari Santri 2026, Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PWNU Jawa Tengah menyiapkan berbagai kegiatan…

Kiai Husein Muhammad dan Ikhtiar Membebaskan Perempuan dari Tafsir Patriarki
OPINI – Bagi para pengkaji gender, nama KH. Husein Muhammad bukanlah sesuatu yang asing. Dengan cakrawala pemikirannya, beliau…

Justifying “Islam ala Prabowo”
OPINION – In the Anthropology of Islam and Muslim Societies class, a lecturer quoted Shahab Ahmed’s thesis which…
Tokoh
Lihat Semua
Belajar Sebelum Meneruskan: Jejak Keteladanan Pak Kiai Dian Nafi’
TOKOH — Seorang teman, alumni Pondok Pesantren Al-Muayyad Windan, pernah menceritakan kepada saya kesannya terhadap almarhum Pak Kiai…

Mas Imam Aziz Mengaji (Lagi)…
Suatu waktu, di bulan Ramadan kemarin kalau tidak salah, dalam pertemuan rutin, saya tanya, sibuk apa sekarang mas?…

Efek Politik Identitas: Pelajaran dari Indische Partij untuk Indonesia
Setiap tahun, berdirinya Budi Utomo (BU) pada tanggal 20 Mei 1908 diperingati oleh bangsa Indonesia sebagai hari kebangkitan…
Opini
Lihat Semua
Fenomena Jumatan Tiga Shift di Masjid Zaitunah Tunis
Prof. Abdul Mustaqim · 3 Okt 2026

“Pak Yai dan Bu Nyai Mantu” 500 Pasang Santri: Ikhtiar Pesantren Mengantarkan Santri Menuju Keluarga Mandiri
islamsantun · 3 Okt 2026

Kiai Husein Muhammad dan Ikhtiar Membebaskan Perempuan dari Tafsir Patriarki
Sukmadi Al-Fariss Al-Fariss · 1 Okt 2026

Justifying “Islam ala Prabowo”
Moh. Rofqil Bazikh · 27 Sep 2026
















