Bulan ramadan adalah bulan yang paling istimewa bagi umat muslim terkhusus Indonesia. Hal ini terwujud dengan penantian yang dilakukan oleh masyarakat muslim setiap tahunnya. Berdasarkan sidang isbat yang diselenggarakan pemerintah melalui Kementerian Agama bahwa awal puasa atau 1 ramadan tahun ini mulai hari minggu 3 april 2022. Banyak fenomena yang terjadi selama bulan ramadan tahun ini baik dalam kegiatan, aktivitas, hingga beribadah. Beberapa waktu lalu kita dihebohkan dengan pernyataan kemenag terkait dengan pengeras suara. Banyak yang berkomentar negatif maupun positif dalam menelaah berita ini.

Pada bulan ramadan umat  islam tentu tidak lepas dengan pengeras suara terkhusus lagi ketika pengeras suara digunakan dalam hal beribadah. Hal ini terbukti setiap tahunnya dengan menggunakan pengeras suara saat melakukan azan, mengaji, bahkan berceramah atau kegiatan lainnya selama ramadan. Bulan ramadan kali ini menarik untuk kita lihat bagaimana penerapan pengeras suara yang dilakukan oleh masyarakat di bulan yang penuh berkah ini, mengingat banyak kegiatan ataupun aktivitas yang mengharuskan kita menggunakan pengeras suara. Peran pengeras suara dalam masyarakat pada bulan ramadan sangat penting. Masyarakat akan terbantu dalam beberapa segi dengan menggunakan pengeras suara.

  1. Sahur

Sahur menjadi aktivitas rutin yang dilakukan umat muslim yang hendak menjalankan puasa untuk memberikan bekal jasmani. Banyak model yang dilakukan masyarakat dalam mengingatkan masyarakat akan waktunya sahur. Beberapa masyarakat di indonesia mengingatkan untuk sahur dengan suara yang dikeluarkan oleh pengeras suara sambil berkeliling kampung agar semua masyarakat bisa terdengar dan bangun dari tidurnya. Ada juga masyarakat mengingatkan sahur dengan berbicara menggunakan pengeras masjid yang ada di kampung dengan jangka waktu tertentu. Beberapa akivitas dalam mengingatkan sahur ini tidak terlepas dengan menggunakan pengeras suara sebagai sarana agar tersampainya pesan kepada masyarakat.

  1. Tadarus

Tadarus Al-Qur’an dalam ramadan menjadi kegiatan rutin yang dilakukan oleh sebagian umat islam. Tadarus bisa dilakukan di rumah ataupun masjid. Sering kali kita mendengar tadarus Al-Qur’an yang lakukan di masjid pada waktu pagi ataupun malam dengan menggunakan pengeras suara. Orang yang mendengarkan selain mengetahui kalau di masjid ada yang mengaji juga mendapatkan berkah walaupun tidak ikut membaca. Ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena manambah untuk dekat dengan Allah.

  1. Tarawih

Shalat tarawih menjadi bagian ibadah yang tidak lepas di bulan ramadan. Tarawih menjadikan aktivitas setelah salat isya yang dilakukan oleh masyarakat di dalam masjid dengan berjamaah. Tarawih biasanya diikuti oleh banyak orang, yang biasanya tidak pergi ke masjid jadi datang ke masjid hanya untuk mengikuti salat tarawih. Seorang imam memimpin shalat dan membaca ayat Al-Qur’an menggunakan pengeras suara supaya jamaah yang ada di belakang juga ikut terdengar bacaan yang di lantunkan oleh imam salat.

Peran pengeras suara ini yang biasa didengarkan oleh masyarakat selama bulan ramadan. Keluarnya pernyataan menteri agama terkait dengan pengaturan pengeras suara beberapa waktu lalu di masyarakat akan memberikan rekasi yang patut kita lihat nantinya. Bagaimana nantinya masyarakat apakah akan mengubah sistem pengeras suara selama bulan ramadan atau bahkan mengindahkan apa yang disampaikan oleh menteri agama tersebut dan menggunakan seperti tahun sebelumnya.

Sebagai orang muslim juga harus peka dan bisa memilah sesuai apa yang menjadi kebutuhan kita selama bulan ramadan dalam menggunakan pengeras suara. Hadirnya pernyataan Kemenag semoga dalam melaksanakan ibadah kita tidak tergangu dan tidak menjadikan  iman kita kurang. Menjaga bulan ramadan agar memberikan kesan yang baik perlu kita tegakkan.